| 0 komentar ]

Indonesia memang benar-benar negara luar biasa. Alamnya indah, sumberdaya pun meruah, termasuk manusianya, umpel-umpelan. Enak juga jadi public services, yang harusnya melayani, sekarang atau kebiasan minta dilayani. Kebetulan ada dinas ke Samarinda, ada inhouse di PT Carsurin, perusahaan lokal yang berkelas global. 3 hari dari tanggal 22-24 Mei 2009, wah lumayan nih, sppd-nya guede. tapi kali ini nda. karena inhouse training adalah pnbp sehingga semuanya dibayar oleh customer, sungguh keterlaluan. ya, udah dibayar gratis, minta dilayani pula. dasar. Tapi saya jamin, pelayanan yang instansi saya berikan berkualitas.

Samarinda sebagaimana kota-kota lain di Indonesia mempunyai keunikan tersendiri, baik dari alamnya maupun budayanya. Siapa yang tak pernah dengar sungai mahakam, yups. kalau seingat saya, berdasarkan sejarah, sungai mahakam adalah salah satu wilayah kekuasan kerajaan kutai (kerajaan tertua di indonesia). Nah tempat yang paling sering dijadikan tempat nongkrong adalah tepi suangai. Orang sini bilang tepian mahakam. Suer indah banget, makan atau jalan di tepian sungai mahakam, tapi maaf nih di sini ga ada makanan spesial, yang ada pecel lele atau pecel ayam, ya sama juga boong. Dan ternyata ga cuma makanan doang yang java only, orang-orang di sini juga mayoritas javanese (hampir 90%). So jadi kaya di kampung, hampir tiap ketemu orang, inyong maning-inyong maning. Contoh mas mujiono, salah satu peserta pelatihan. Menurut mas mujiono, dirinya udah hampir 20 tahun di samarinda (ngapain mas? jual daun?)

Saya juga menyempatkan diri mengunjungi dan sholat di masjid islamic center, yang didirikan pada tahun 2006 dengan daya tampung 40.000 ribu jamaah. wah bener2 adem tenan, kalau kata mas mujiono sholat di sini kaya sholat di mekkah. Malam terakhir (malam minggu), saya pun diajak muter2 melihat suasana malam kota samarinda. Dan diakhiri dengan acara makan malam di Godhong Gedhang, apa kataku, java only, soalnya musik pengiringnya lagu campursari, sewu kuto. wah ini di samarinda apa di magetan ya (yang lagi ketiban pesawat hercules).

Tiga hari training pun berlalu. eh dapet pesawat jam 17.55, diundur, menjadi jam 18.25. dasar.

lanjutin yuk......
| 0 komentar ]

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia terdiri dari 2 suku kata yaitu manajemen dan sumber daya manusia. Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur, mengelola. Yang dikelola adalah semua sumber daya yang ada baik fisik maupun non fisik dengan maksud agar tujuan tercapai dengan efisien efektif. Cara mengelolanya dengan melaksanakan aktivitas/kegiatan/proses yang sering disebut dengan fungsi-fungsi manajemen, terdiri dari planning (perencanaan), organizing(pengorganisasian), leading (pengarahan) dan controlling (pengendalian). Jadi manajemen dapat diartikan sebagai aktivitas/kegiatan/proses mengelola sumber daya agar tujuan tercapai dengan efisien efektif. James A.F. Stoner dan Charles Wankel (1986;4) mendefinisikan manajemen sebagai berikut: Management is the process of planning, organizing, leading and controlling the efforts of organization members and of using all other organizational resources to achieve stated organizational goals (manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian upaya anggota organisasi dan penggunaan seluruh sumber daya organisasi lainnya demi tercapainya tujuan organisasi).
Sumber daya manusia berarti daya yang bersumber dari manusia, maksudnya potensi yang ada pada manusia baik berupa akal pikiran, tenaga, keterampilan, emosi, kemauan dan perilaku yang dapat digunakan baik untuk dirinya sendiri maupun untuk organisasi/perusahaan.

1.1.1 Menurut A.F. Stoner
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.

1.1.2 Menurut Mary Parker Follett
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu seni untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang diperlukan, atau dengan kata lain tidak melakukan pekerjaan- pekerjaan itu sendiri.

1.1.3 Menurut Edwin B. Flippo
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat

1.1.4 Menurut French
Manajemen Personalia adalah penarikan, seleksi, pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan sumber daya manusia oleh organisasi.

1.1.5 Menurut Hasibuan
manajemen sumber daya manusia adalah “ Ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian dari pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pemberhentian karyawan dalam rangka membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat “.


Fungsi-Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

Dalam mengelola sumber daya manusia pada suatu organisasi maka manajer sumber daya manusia harus melakukan serangkaian kegiatan/aktivitas/proses tertentu. Kegiatan/aktivitas/proses yang harus dilakukan oleh manajer sumber daya manusia dalam mengelola sumber daya manusia pada suatu organisasi itulah yang disebut dengan fungsi-fungsi manajemen sumber daya manusia.



Fungsi-fungsi MSDM mungkin akan berbeda dari berbagai literatur, hal ini sebagai akibat sudut pandang yang berbeda, akan tetapi dasar pemikirannya relatif sama. Lloyd L. Byars dan Leslie W. Rue (2006;5) mengatakan bahwa fungsi-fungsi MSDM terdiri dari:
1.Perencanaan sumber daya manusia, penarikan dan seleksi (human resource planning, recruitment and selection);
•Membuat analisa jabatan untuk menentukan persyaratan khusus bagi pemegang jabatan dalam organisasi.
•Meramal kebutuhan sumber daya manusia yang diperlukan dalam suatu organisasi.
•Mengembangkan dan mengimplementasikan rencana untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
•Mengadakan penarikan sumber daya manusia.
•Menyeleksi dan mempekerjakan sumber daya manusia untuk mengisi jabatan dalam suatu organisasi.

2.Pengembangan sumber daya manusia (human resource development);
•Orientasi dan pelatihan karyawan.
•Mendisain dan mengimplementasikan program pengembangan manajemen dan organisasi.
•Membangun tim yang efektif dalam stuktur organisasi.
•Membantu karyawan dalam pengembangan rencana karir.

3.Kompensasi dan kesejahteraan (compensation and benefits);
•Mendisasin dan mengimplementasikan program untuk menjamin kesehatan dan kesalamatan pegawai.
•Memberikan bantuan terhadap problem pribadi pegawai yang mempengaruhi kinerja.

4.Keselamatan dan kesehatan (safety and health);
•Mendisain dan mengimplementasikan program keselamatan dan kesehatan karyawan.
•Memberikan bantuan kepada karyawan terhadap problem pribadi karyawan yang mempengaruhi kinerja mereka.

5.Hubungan pegawai dan serikat buruh (employee and labor relations);
•Memberikan layanan sebagai perantara antara organisasi dan serikat buruh.
•Mendisain sisitem penanganan disiplin dan keluhan.

6.Riset sumber daya manusia (human resource research);
•Menyediakan pusat informasi sumber daya manusia.
•Mendisain dan mengimplementasikan sistem komunikasi pegawai.

Sedangkan Edwin B. Flippo (dalam Malayu S.P. Hasibuan; 2000;24) berpendapat bahwa fungsi-fungsi MSDM terbagi 2, yaitu fungsi manajerial dan fungsi operasional. Fungsi Manajerial merupakan aktivitas yang harus dijalankan oleh setiap manajer, sedangkan fungsi operasional merupakan aktivitas yang khusus dijalankan oleh manajer sumber daya manusia. Kedua fungsi tersebut terdiri dari:
1.Fungsi Manajerial;
•Perencanaan (Planning); merupakan kegiatan merencanakan jumlah dan kualitas karyawan agar sesuai dengan kebutuhan organisasi. Perencanaan dilakukan dengan menetapkan program kepegawaian meliputi pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pemberhentian karyawan.

•Pengorganisasian (Organizing); merupakan kegiatan menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang, integrasi dan koordinasi sesuai dengan bagan organisasi.

•Pengarahan (Leading); merupakan kegiatan mendorong karyawan agar mau dan mampu bekerja optimal dalam membantu tercapainya tujuan organisasi.

•Pengendalian (Controlling); merupakan kegiatan untuk memastikan bahwa semua karyawan bekerja sesuai dengan rencana yang telah ditentukan dan apabila terdapat penyimpangan atau kesalahan, diadakan tindakan perbaikan dan penyempurnaan rencana. Pengendalian meliputi kehadiaran, kedisiplinan, perilaku, kerja sama, pelaksanaan pekerjaan dan menjaga situasi lingkungan pekerjaan.

2.Fungsi Operasional;
•Pengadaan (Procurement); merupakan kegiatan untuk mendapatkan karyawan dalam jumlah dan kualitas yang tepat. Proses pengadaan terdiri dari perencanaan kebutuhan karyawan, penarikan, seleksi, orientasi dan penempatan.

•Pengembangan (Development); merupakan proses peningkatan keterampilan teknis, konseptual dan moral/sikap karyawan melalui pendidikan dan pelatihan, promosi, mutasi maupun pengembangan karir.

•Kompensasi (Compensation); merupakan pemberian balas jasa kepada karyawan baik langsung, tidak langsung, finansial maupun non finansial sebagai imbalan jasa yang diberikan kepada organisasi.

•Pengintegrasian (Integration); merupakan kegiatan untuk mempersatukan kepentingan perusahaan dan kebutuhan karyawan agar tercipta kerja sama yang serasi dan saling menguntungkan.

•Pemeliharaan (Maintenance); merupakan kegiatan untuk memelihara atau meningkatkan kondisi fisik, mental dan loyalitas karyawan agar mereka tetap loyal kepada organisasi.

•Pemberhentian (Separation); merupakan pemberhentian seseorang dari organisasi yang dapat disebabkan oleh keinginan karyawan sendiri, organisasi, kontrak kerja berakhir, pensiun atau sebab-sebab lainnya.

John R. Schermerhorn Jr (2003;314) secara ringkas mengatakan bahwa fungsi atau aktivitas MSDM meliputi tiga elemen pokok, yaitu:
•Pencarian tenaga kerja berkualitas (Attracting); kegiatannya meliputi perencanaan SDM, rekrutmen, seleksi dan penempatan.
•Pengembangan tenaga kerja berkualitas (Developing); kegiatannya meliputi program orientasi jabatan, pelatihan dan pengembangan, perencanaan dan pengembangan karir.
•Pemeliharaan tenaga kerja (Maintaining); kegiatannya meliputi pemberhentian dan turn over, penilaian prestasi kerja, kompensasi, kesejahteraan dan hubungan manajemen dengan tenaga kerja.

Tujuan dari implemetasi fungsi-fungsi MSDM tersebut secara umum adalah meningkatkan kontribusi yang produktif dari SDM yang ada dalam organisasi melalui cara-cara yang strategik, etis dan secara sosial dapat dipertanggungjawabkan. Ini berarti manajer SDM dalam menjalankan fungsi-fungsi tersebut harus memandang karyawan sebagai partner dan tidak semata-mata menggunakan tenaganya.
Secara spesifik, pengelolaan SDM dalam organisasi melalui implementasi fungsi-fungsi MSDM tersebut, ditujukan pula untuk memenuhi kebutuhan organisasi akan SDM yang mampu menunjukkan komitmen dan kualitas kemampuan diharapkan, mampu mendorong efektivitas organisasi secara optimal dan mampu menunjukkan kinerja yang sesuai dengan tujuan organisasi. Sedangkan dilihat dari segi kepentingan karyawan, sudah tentu aktivtas-aktivitas MSDM ditujukan untuk mendorong terciptanya kesejahteraan karyawan, mendorong terciptanya harmonisasi hubungan antar karyawan dan menciptakan kepuasan kerja.


Referensi
1.SIHOL&BILMAR/MSDM/2007
2.Definisi, Pengertian, Tugas & Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia / SDM - Ilmu Ekonomi Manajemen - Manajer MSDM (organisasi.org)

lanjutin yuk......
| 0 komentar ]

Kekayaan adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup
dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus bekerja.

Keterangan:

Penelitian yg dilakukan oleh Gallup International menunjukkan bahwa
rata-rata eksekutif ibukota & Asia kaya mampu bertahan 90 hari dengan
gaya hidup yang ada apabila besok dia berhenti kerja. Setelah itu mereka
harus mulai menjual asset atau berhutang.

Kaya adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang
10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki
uang 10 milyar. Menurut majalah Forbes kaya adalah orang yang mempunyai
penghasilan 1 juta US keatas setahunnya. Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki
yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa
besar active income anda melainkan kaya adalah apabila passive income lebih
besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang
masuk tanpa harus bekerja.

Sebagai perbandingan Mike Tyson, dia menghasilkan 300 juta USD sewaktu bertinju,
tapi hari ini bangkrut dan masih berhutang 35 juta USD. Maka sebetulnya Mike Tyson
bukan termasuk kaya, termasuk pula di dalam kategori orang yang bukan kaya
adalah orang-orang yang punya penghasilan 1 Juta USD/tahun namun pengeluarannya
1,2 juta USD/tahun.

Pertanyaan penting kali ini adalah:

1.) Bila besok anda berhenti kerja, berapa lama anda dapat bertahan hidup dengan
gaya hidup anda sekarang tanpa harus menjual asset-asset anda?

2.) Lalu bagaimana kita bisa kaya menurut versi Robert T. Kiyosaki dimana passive
income lebih besar dari biaya hidup?

Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan
passive income lebih besar dari biaya hidup.

Cara membuat passive income:

- Royalti dari hak cipta
- Rumah yang disewakan/ dikostkan
- Saham-saham yang menghasilkan deviden
- Reksadana
- Usaha-usaha yang menghasilkan

Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda

kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang.
Dan untuk mendapatkan materi tambahan eBook "24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan"
senilai Rp. 250.000,- oleh Tung Desem Waringin bisa Anda dapatkan di :
http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=956

lanjutin yuk......